Search

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles
Newsletter image

Berlangganan Newsletter Kami

Dapatkan update berita terkini langsung ke email Anda. Bergabunglah dengan ribuan pembaca kami!

Kami tidak akan mengirim spam!

GDPR Compliance

We use cookies to ensure you get the best experience on our website. By continuing to use our site, you accept our use of cookies, Privacy Policy, and Terms of Service.

Langgar Al Qosimi Jrengik Jadi Pusat Energi Ruhani: Dzikir 1000 Kali QS Al-‘Alaq dan Buka Bersama Penuh Berkah

SAMPANG II ASSUFAH -- Kegiatan Buka Bersama telah diselenggarakan oleh Majelis Dzikir Al Qosimi yang berlokasi di Dusun Somber Koning, Desa Jrengik, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang (22/2/2026). Acara tersebut dilaksanakan di Surau/Langgar Al Qosimi dengan suasana yang penuh kekhusyukan dan kebersamaan, serta dihadiri oleh kurang lebih 41 peserta dari kalangan jamaah dzikir dan masyarakat sekitar.

Sebelum pelaksanaan buka bersama, rangkaian kegiatan spiritual terlebih dahulu digelar. Sambutan pembuka telah disampaikan oleh sesepuh Majelis Dzikir, KH. Bahruddin, yang di dalamnya ditekankan pentingnya menjaga tradisi dzikir, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta merawat sanad spiritual para leluhur. Nilai kebersamaan dan keikhlasan dalam beribadah turut disampaikan sebagai fondasi utama majelis.

Selanjutnya, tawassul dan pembacaan Surah Al-Fatihah telah dipimpin oleh KH. Muhdlar Sholeh, yang secara khusus ditujukan kepada para leluhur dan guru-guru dzikir. Doa-doa dipanjatkan dengan harapan agar keberkahan dan ridha Allah SWT senantiasa dilimpahkan kepada seluruh jamaah serta keluarga besar majelis.

Pembacaan Surat Yasin kemudian dilaksanakan dan dipimpin oleh Ustadz Sonhaji. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an terdengar syahdu, mengiringi suasana senja yang perlahan menuju waktu berbuka. Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan QS Al-‘Alaq sebanyak 1000 kali yang dipimpin kembali oleh KH. Bahruddin. Amaliyah tersebut dilakukan dengan penuh kekhidmatan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan penguatan nilai-nilai keilmuan serta ketauhidan.

Rangkaian ibadah ditutup dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh KH. Munir Bahri. Doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, keberkahan desa, serta keistiqamahan para jamaah dalam menapaki jalan dzikir dan ibadah. Setelah seluruh rangkaian kegiatan spiritual selesai dilaksanakan, acara buka bersama pun digelar dalam suasana sederhana namun sarat makna kebersamaan.

Majelis Dzikir Al Qosimi sendiri diketahui memiliki agenda rutin yang telah dijalankan secara konsisten di luar bulan Ramadhan. Kegiatan dzikir rutin dilaksanakan setiap malam Selasa, sementara khatmil Qur’an diselenggarakan setiap malam Jumat Legi. Selain itu, kegiatan wisata religi ke lima wali di Pulau Jawa juga secara berkala dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan spiritual dan pengenalan sejarah dakwah Islam.

Berdasarkan hasil konfirmasi dari kru Media Assufah, dalam waktu mendatang juga akan dilaksanakan agenda ziarah ke makam Walisongo serta para bujuk (auliyah dan tokoh leluhur) di Madura. Kegiatan tersebut direncanakan sebagai bentuk pelestarian tradisi ziarah dan penguatan nilai-nilai Ahlussunah wal Jamaah yang selama ini menjadi pijakan majelis.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, semangat kebersamaan, dzikir, dan pelestarian tradisi keagamaan di tengah masyarakat Jrengik diharapkan semakin kokoh dan berkelanjutan. (HNF & BLQ)

Prev Article
Pusat "Todong" Pamekasan Jadi Barometer Nasional: Program KD...
Next Article
CERITA RAMADHAN II Langit Jingga untuk Tika: Sebuah Perjalan...